trampil-education

EDUCATION

trampil-education

e-LEARNING

trampil-education

TRANSFORMATION

EDUCATIONe-LEARNINGTRANSFORMATION
Pendidikan generasi muda adalah kunci bagi masa depan sebuah bangsa. Kebodohan, kemiskinan, ketimpangan sosial, ketidak adilan, radikalisme agama hanya dapat diperangi melalui pendidikan yang tidak saja harus berkualitas tetapi terutama yang bersifat holistik transformatif. TRAMPIL bersama para mitranya merasa terpanggil untuk ikut serta memajukan pendidikan di Indonesia, di antaranya melalui pengembangan karakter dan kapasitas diri para guru, pembekalan bagi para pemimpin, pengutusan kaum muda peduli pendidikan, pemberdayaan bagi para pemuda, khususnya di daerah dengan akses terhadap fasilitas pengembangan kapasitas manusia yang masih sangat terbatas.
Percepatan pengembangan pendidikan yang berkualitas dan perluasan akses terhadap pendidikan bermutu akan sangat terbantu dengan semakin tersedianya teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Sistem pembelajaran berbasis TIK (e-learning) merupakan solusi tepat bagi Indonesia yang merupakan negara kepulauan terluas di dunia dengan jumlah daerah terpencil yang masih cukup banyak. Inisiatif pemerintah membangun infrastruktur kabel serat optik untuk menjangkau seluruh wilayah Indonesia merupakan langkah yang sangat tepat. TRAMPIL bersama para mitranya merespons upaya pemerintah ini dengan ikut serta mengembangkan fasilitas dan materi pembelajaran berbasis TIK.
Indikator keberhasilan sebuah upaya pendidikan jelas tidak hanya sebatas jumlah lulusan yang diwisuda, namun harus mampu diwujudkan dalam bentuk transformasi kehidupan bangsa. Pendidikan Kristen perlu ikut berkontribusi menghasilkan generasi penerus yang mampu menegakkan kejujuran dan keadilan, memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, mendahulukan kepentingan sesama di atas kepentingan pribadi dan kelompok.

VISI

Menjadi penyelenggara dan katalisator jejaring pendidikan Kristen berstandar internasional, yang menjangkau seluruh Indonesia dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi, sebagai wujud kontribusi gereja dan masyarakat Kristen bagi transformasi bangsa

MISI

  1. Menyediakan fasilitas e-learning dan jejaring ICT Learning Centers berstandar internasional di seluruh Indonesia yang masing-masing dilengkapi dengan fasilitator belajar dan fasilitator teknologi sebagai pengelola ICT Learning Center dan pendamping para pengguna.
  2. Mengkoordinasi penggalangan bantuan dana belajar bagi para pengguna ICT Learning Centers dari berbagai pihak yang ingin berpartisipasi mewujudkan transformasi bangsa melalui pendidikan.
  3. Mengkoordinasi pembuatan materi-materi pembelajaran dan mengupayakan ketersediaan sumber-sumber belajar berstandar internasional, terutama dari jejaring pendidikan Kristen.

Share on FacebookShare on Google+Share on LinkedInTweet about this on Twitter
TRAMPILLATAR BELAKANGNILAI-NILAIMARS


TRAMPIL adalah sebuah Pusat Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di mana para peserta dapat mengikuti proses pembelajaran melalui sistem e-learning. Untuk memfasilitasi proses pembelajaran berbasis internet ini diperlukan ICT Learning Center  di tiap lokasi yang dikelola oleh dua orang fasilitator, yakni fasilitator belajar dan fasilitator TIK. Tiap ICT Learning Center dapat diselenggarakan oleh sebuah gereja atau badan penyelenggara pendidikan Kristen (anggota Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia).

Mekanisme Kerja Trampil
Mekanisme Kerja Trampil

LATAR BELAKANG TRAMPIL

Transformasi Melalui Pendidikan dengan e-Learning secara resmi lahir pada bulan Oktober 2010, bertepatan dengan penyelenggaraan Asia Pacific Transformation Conference (APTC) di Jakarta, sebagai respons atas kondisi moral bangsa, menurunnya kualitas pendidikan, serta berkurangnya perhatian gereja terhadap keberadaan sekolah-sekolah Kristen di Indonesia, yang antara lain ditandai dengan tutupnya cukup banyak sekolah-sekolah Kristen di berbagai daerah. TRAMPIL diharapkan dapat menjadi sebuah kontribusi gereja dan masyarakat Kristen melalui pendidikan yang berkualitas dalam rangka ikut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun karakter luhur generasi muda Indonesia yang takut akan Tuhan.

Sekelompok pemikir, di antaranya Dr Vishal Mangalwadi[1] dan Dr Iman Santoso[2] mengusulkan agar di bangun pusat-pusat pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT Learning Centers) di mana anak-anak muda yang berada di pelosok sekalipun dapat mengenyam pendidikan berkualitas hingga jenjang pendidikan tinggi. Mereka dapat dilibatkan dalam proyek-proyek pembangunan bangsa (nation building) yang sekalipun dimulai dalam skala mikro namun memiliki daya ungkit bagi terjadinya transformasi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat di mana mereka berdomisili dan berkiprah. Kelompok anak muda ini, selain berkarya nyata diarahkan agar mau terus belajar. Metode yang dipandang tepat untuk menjawab kebutuhan belajar anak-anak muda ini, yang berada di berbagai daerah terpencil dan jauh dari sumber-sumber belajar konvensional, adalah e-learning.

Mengingat belum adanya payung hukum untuk sistem pembelajaran jarak jauh berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (e-learning), maka atas saran Prof Dr Lobby Loekmono[3], TRAMPIL memulai kegiatannya pada tahun 2010 dengan terlebih dahulu menjawab kebutuhan para guru (terutama guru SD dan PAUD yang berjumlah paling besar) yang wajib memenuhi kualifikasi akademik minimal sarjana sebagaimana disyaratkan UU No. 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Olehkarena mengemban tugas inilah, maka pada awal tahun 2011, TRAMPIL secara resmi menjadi program kerja Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia (MPK). Sebuah gugus tugas dibentuk untuk melaksanakan kegiatan-kegiatannya dan kelak menjadi cikal bakal pembentukan Yayasan Trampil Indonesia.

Sejak awal kegiatan TRAMPIL, Yayasan Pendidikan Visi dan Misi Mitra Kasih Surabaya (YPVM) bersama MitraNet telah memfasilitasi berbagai pelaksanaan pilot project di beberapa lokasi. Pilot project pertama dilaksanakan di lokasi Gereja Kristen Indonesia – Sekolah Kristen Petra Jombang, Jawa Timur.

Berkat dukungan dan bantuan University of the Nations dan Youth With A Mission (YWAM) serta banyak rekan-rekan yang peduli pada pendidikan Kristen di Indonesia, maka pelatihan-pelatihan para fasilitator ICT Learning Centers diselenggarakan. Dr Takim Andriono, selaku Koordinator Gugus Tugas dan kemudian Ketua Dewan Pengurus Yayasan Trampil Indonesia memperoleh kesempatan untuk belajar cara menyelenggarakan pendidikan dengan e-learning di Kampus University of the Nations, Kona, Hawaii, USA selama dua minggu.

Seiring dengan itu, guna memantapkan kiprah TRAMPIL, maka kemitraan dengan berbagai lembaga dibangun. Hingga Maret 2013 tercatat ada 10 (dua belas) perguruan tinggi Kristen dan Katolik[4], 1 (satu) perguruan tinggi negeri[5] yang telah menandatangani Nota Kesepahaman dengan Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia untuk TRAMPIL. Selain itu tercatat pula STTB The Way (di bawah naungan GBI Gatot Subroto) yang dari sejak awal lahirnya TRAMPIL telah ikut serta memberikan berbagai dukungan, di antaranya memfasilitasi penyelenggaraan rapat-rapat di Jakarta.

Dalam melaksanakan tugasnya untuk membantu para guru yang perlu belajar untuk meraih kualifikasi akademik S-1 ternyata TRAMPIL harus menghadapi sikap dan pandangan Kepala Dinas Pendidikan di berbagai kabupaten/kota yang sangat beragam terhadap pelaksanaan Program S-1 Kependidikan bagi Guru dalam Jabatan yang diselenggarakan melalui ICT Learning Centers (sekalipun telah diatur dalam Permendiknas No 58 tahun 2008). Mengingat ijazah S-1 Pendidikan Guru yang akan diterima oleh para peserta, yakni guru-guru Sekolah Dasar dan Pendidikan Anak Usia Dini Kristen yang belum S-1, harus bisa diterima dan diakui oleh semua Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia, maka telah dijalin kerjasama dengan Universitas Terbuka (UT). Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) telah ditandatangani pada tanggal 15 Maret 2013 di Jakarta dengan disaksikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Kesepakatan dengan UT memungkinkan TRAMPIL bersama 11 perguruan tinggi mitra untuk memberikan 50% tutorial dengan materi pembelajaran berbasis Alkitab dan keterampilan-ketrampilan Abad XXI.


[1] Penulis, pengajar, penggerak pembaharuan masyarakat (www.revelationmovement.com)

[2] Koordinator Transformation Connection Indonesia, Anggota Dewan Pembina Yayasan Trampil Indonesia

[3] Saat itu Dekan FKIP Universitas Kristen Satya Wacana

[4] Universitas Nommensen, Universitas Kristen Indonesia, Universitas Kristen Krida Wacana, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Kristen Satya Wacana, Universitas Kristen Duta Wacana, Universitas Katolik Sanata Darma, Universitas Kristen Petra, Universitas Dhyanapura, Universitas Kristen Arta Wacana

[5] Universitas Nusa Cendana, Kupang

NILAI-NILAI TRAMPIL

God-centredness (Berpusat pada Tuhan)
Outreach and Discipleship (Penjangkauan dan Pemuridan)
Trustworthiness (Dapat Dipercaya)
Respect & Learn from Others (Menghormati dan Belajar dari Orang Lain)
Accountable (Akuntabel)
eMpowerment (Pemberdayaan)
Professionalism (Profesionalisme)
Initiator (Inisiator)
Life-long Learners (Pembelajar Seumur Hidup)

MARS TRAMPIL

Trampil Trampil ... Go Go (3x) Trampil Trampil ... Go

Trampil Trampil ... Go Go (3x) Trampil Trampil ... Go

Trampil di hatiku, Trampil jadi kebanggaanku,

Transformasi bangsa kita lewat pendidikan

Trampil milik Tuhan

Trampil di hatiku, Trampil jadi kebanggaanku,

Transformasi bangsa kita lewat pendidikan

Trampil milik Tuhan

Trampil Trampil ... Go Go (3x) Trampil Trampil ... Go

Trampil Trampil ... Go Go (3x) Trampil Trampil ... Go

Trampil Trampil ... Go

(karya Widodo Adipranoto & Irwan Pratama)



ICT Learning Center

PAPUA
SULAWESI
KALIMANTAN
MALUKU & NUSA TENGGARA
BALI
JAWA

GALERI

Kelas Trampil (1) (Medium)
Main Center (1)
gks-waikabubak-7
YPKT Toraja
Main Center (2)
Main Center (3)
Greenscreen – Lighting System (13) (Medium)
Kelas Trampil (5) (Medium)
Lobby (1) (Medium)

Program TRAMPIL

Learn & Teach
Learn & Educate
Learn & Grow
Learn & Serve
Learn & Lead
Learn & Develop

One Family Adopts One Teacher

WHO WE ARE?

DEWAN PEMBINA

Prof. H.A.R. Tilaar

Dr Iman Santoso

Mayjen TNI (Purn) Monang Siburian

Ir David Tjandra, MA

Drs. Jopie J.A. Rory, SH

Dr Danny Tumiwa

Abraham Lalamentik

Suwadji Widjaja

Drs. Kresnayana Yahya, M.Sc.

Theng Yohanes Hadi Wianto

Dr. Robby I. Chandra

DEWAN PENGAWAS

Lea Santoso

Hari Sugiharto

DEWAN PENGURUS

Ketua: Takim Andriono

Wakil Ketua: Romi H. Budiardjo

Sekretaris: Ronny Gunawan

Bendahara: Mina Sulastri

BANK

BCA KCU Darmo Surabaya

a.n. Yay. Trampil Indonesia

No Rek.: 0885-930-331

Swift Code BCA: CENAIDJA

Akte Pendirian Yayasan TRAMPIL Indonesia No. 50 tanggal 25 Februari 2013 – Notaris Bambang Santoso, S.H., M.Kn.

Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU-1529.AH.01.04.Tahun 2013 tanggal 2 April 2013 tentang Pengesahan Yayasan TRAMPIL Indonesia

NPWP:  31.701.083.3-607.000

Mitra TRAMPIL

INSTITUSI PENDIDIKANLEMBAGA PEMERINTAHLEMBAGA GEREJAWIDUNIA USAHA

~

Gereja Kristen Indonesia (Klasis Banyuwangi, Klasis Jakarta Barat); Gereja Kristen Injili Tanah Papua

HUBUNGI KAMI

Jl. Keputran 67, Surabaya 60265
Telp.: (031) 5486767
HP: 085105119931
Fax : (031) 5345069
Email : sekretariat@trampil.org


 

Share on FacebookShare on Google+Share on LinkedInTweet about this on Twitter




Nama (wajib diisi)

Email (wajib diisi)

Judul

Pesan